Sedang belajar bahasa pemograman tertentu dan ingin mempraktekannya secara langsung? jika ya maka IDE (Integrated Development Environments) adalah salah satu tool yang wajib dimiliki.

Kenapa harus menggunakan IDE?

Pada dasarnya kamu bisa menggunakan teks editor biasa untuk memulai koding, seperti halnya yang dilakukan oleh para programmer baheula, tapi apakah masih relevan?

Kalau mau objektif, koding tanpa IDE tentu tidak akan efisien, dimana programmer dituntut untuk menguasai atau menggunakan lebih dari satu bahasa pemrograman. Apalagi jika sudah masuk kedalam dunia kerja dimana waktu adalah uang.

Nah disinilah IDE berperan. Kamu bisa fokus membangun aplikasi, membuat syntaks yang sempurna, debuging dan banyak hal lainnya yang tidak bisa didapatkan dari teks editor biasa.

Berikut beberapa IDE yang bisa membuat kamu lebih produktif

BRACKET (FREE)

Bracket

Kalau kamu fokus mendalami dunia front-end developement atau baru belajar HTML dan CSS maka Bracket bisa jadi IDE yang cocok untuk digunakan.

Salah satu fitur yang saya sukai adalah live preview, CSS mouseover dan code hint yang terintegrasi dengan Photoshop, dimana kamu bisa melihat informasi penting (warna, font dan ukuran) dari sebuah file psd.

Soal harga tidak perlu khawatir, karena bersifat sumber terbuka maka Bracket bisa didownload secara gratis.

SUBLIME TEXT ($80)

Sublime

Ini bukan IDE favorit saya, tapi sejujurnya ada beberapa hal yang saya sukai dari Sublime Text yaitu sangat ringan, sederhana dan fleksibel.

Sublime Text bisa digunakan di Mac, WIndows dan Linux. Walaupun sederhana, dalam hal fungsi Sublime Text cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam merangkai kode, apalagi tersedia banyak plugin yang bisa diunduh melalui command pallete.

Untuk mendapatkan full version kamu harus merogoh kocek sekitar $80. Well terbilang lumayan mahal sih, tapi kalau mau coba-coba kamu bisa download versi trialnya.

VISUAL STUDIO CODE (FREE)

Visual Studio CodeSaya pribadi sering menggunakan Visual Studio Code, terutama ketika saya perlu banyak menjalankan aplikasi yang perlu akses CLI, karena si Visual Studio Code ini punya konsol built-in.

Kalau melihat dukungan dan ekstensi yang disediakan saya rasa IDE ini tidak ada kekurangannya, apalagi mengingat Visual Studio Code disediakan secara gratis.

Gak heran juga sih kalau banyak programmer yang menggunakannya…

ATOM (FREE)

AtomLast but not least adalah Atom, nah ini IDE yang spesial. Adapun salah satu fitur yang saya sukai adalah integrasi dengan Github tanpa harus membuka konsol atau aplikasi lainnya.

Soal harga lagi-lagi gratis, kurang gimana coba hehehe.


Sum

Programmer yang baik tentunya akan mencari cara untuk dapat bekerja lebih produktif, salah satunya dengan menggunakan IDE sebagai alat tempur.

Nah, kalau kamu suka yang mana?