Salah satu yang menarik perhatian saya belakangan ini adalah maraknya tawaran yang berhubungan langsung dengan jasa menulis di blog, sebut saja job review.

Terus terang saya penasaran karena sering melihat tawaran menulis di blog dengan fee yang menurut sebagian blogger nilainya masuk dalam kategori warbyasah dan bikin dahi mengkerut (25-50ribu per post) tapi faktanya banyak juga peminatnya.

Jadi yang mana yang benar, apakah yang berpendapat bahwa nilai tersebut terlalu rendah atau yang ok-ok saja menerimanya?

Agar bisa menyikapinya secara objektif saya akan coba mengupasnya dengan mencari tahu apa sih hasil atau output yang diinginkan client dari setiap job yang mereka tawarkan. Kalau dikerucutkan pada umumnya Ada dua hal yang dibutuhkan client dari job yang mereka sebarkan, dan yang pertama adalah

1. Leads atau Traffic

Dalam kaidah marketing leads adalah prospek atau target yang memenuhi kualifikasi untuk menjadi pembeli atau pengguna jasa yang ditawarkan.

Adapun dalam hubungannya dengan blog, maka artikel atau posting yang dibuat bertujuan agar membangun awareness, ketertarikan, call to action pembaca blog terhadap produk yang diulas.

Untuk tipikal pekerjaan menulis seperti ini biasanya blogger diminta client untuk melakukan ulasan terhadap produk yang mereka miliki.

Siapa yang biasanya ditawari pekerjaan seperti ini?

Biasanya sih blogger yang paham betul content marketing, SEO, atau minimalnya seorang influencer. Yang pasti mereka punya blog dengan jumlah visitor dan subscriber yang banyak.

Jangan tanya soal kualitas, karena dari profil penerima job-nya saja sudah bisa ditebak level dan kemampuan mereka dalam meracik dan mengemas konten

Nilai fee?

Jika client-nya perusahaan besar, ageny besar bisa dipastikan fee yang akan diterima akan besar juga, yang pasti bukan 50 ribu 😀

Pros & Cons

Kelebihannya adalah blogger bisa mendapatkan fee yang besar (untuk ukuran menulis) dari setiap pekerjaan yang diterima. Soal kekurangan hmmm… saya rasa enggak ada tuh.

Backlink merupakan salah satu dari berbagai cara untuk mendapatkan ranking atau posisi yang bagus di mesin pencari.

Artinya blog penerima job seperti ini akan menjadi bagian dari dummy blog atau bahasa halusnya link building halaman web yang dimiliki client.

Dari mana tahu kalau yang dibutuhkan oleh mereka adalah backlink?

Ada yang terang-terangan menyebutkan job menulis tersebut sebagai menulis untuk backlink, sebagian ada yang membungkusnya dengan sebutan job review, soft selling (dalam tanda kutip) atau content placement.

Yang sama dari ketiganya adalah keharusan penerima job untuk mengikutsertakan tautan atau link dofollow pada atikelnya.

Siapa yang biasanya ditawari pekerjaan seperti ini?

Apa yang dibutuhkan client hanyalah backlink tok, jika ada yang lain (seperti kualitas konten, traffic) mungkin akan mereka anggap sebagai bonus saja.

Artinya besar kesempatan untuk mendapatkan job seperti ini relatif mudah.

Nilai fee?

Kalau masalah fee biasanya bervariasi, mulai dari yang nilainya bikin dahi mengkerut sampai ratusan ribu, tapi itu semua akan tergantung kepada client, atau pintar-pintarnya kita nego.

Sebagai catatan ranking blog (biasanya DA MOZ) bisa dijadikan bargain ketika nego.

Pros & Cons

Kerjaan yang harus dilakukan cukup mudah, umumnya client hanya butuh konten yang standar-standar saja, karena yang mereka butuhkan hanyalah tautan.

Suspend atau banned?

Nah, inilah bagian yang kamu harus tahu…

Silahkan baca tautan berikut Terms Skema Link Google

Dalam terms tersebut disebutkan memperjual belikan tautan jelas-jelas menyalahi ketentuan dari Google. Artinya kamu harus menerima resiko untuk ditendang dari mesin pencari.

Selain itu kemungkinan untuk menghasilkan konten yang kurang berkualitas lebih besar, misalnya tautan yang tidak relevan, stuffing keyword dll.

Jadi kalau mau stick to the rule dan mempertahankan kualitas blog saya sarankan untuk menghindari job seperti ini, ya paling tidak jangan terlalu sering lah, apalagi kalau kamu masih

  • mempertimbangkan mesin pencari google sebagai sumber pengunjung,
  • menggunakan platform blog milik Google, seperti blogspot.

Kekurangan lainnya adalah soal fee, dalam banyak kasus seringkali ada client (pemilik produk atau agency) membuka harga yang terkesan “kurang asem”.


Sum

Kalau dikembalikan kepada makna sebenarnya maka job review adalah pekerjaan menulis yang berkaitan dengan mengulas produk, baik dengan gaya direct selling atau soft selling.

Sebaliknya jika kewajiban utamanya adalah menautkan link dofollow dengan keyword tertentu maka yang mereka butuhkan hanyalah backlink belaka.

Ok mari jujur kepada diri sendiri, dalam tingkatan (blogging) yang sekarang kamu jalani sekarang apa yang bisa kamu jual?

Menyediakan prospek untuk client atau hanya sekedar menjual tautan (jadi bagian dari link building/dummy blog)

Yang paling penting di akhir tulisan ini saya harap kamu sudah mampu

  1. Menilai daya jual blog kamu dan punya standar untuk menyikapi tawaran mana yang pantas diambil dan mana yang tidak.
  2. Tahu effort dan resikonya. Sebagai catatan membuat konten “berkualitas” itu bukan hal yang mudah, yang jelas membutuhkan waktu dan riset, belum lagi membuat konten tambahan seperti ilustrasi atau foto penunjang.

Soal berapa pastinya pasaran standar fee cobalah untuk selalu share atau berbagi info dengan sesama blogger, atau dengan cara mencari referensi di internet.